Bercocok Tanam di Kantor, Kenapa Tidak?

5 months ago / 618 Views

Tahukah Anda bahwa tanaman di kantor bisa menambah semangat kerja Anda? Ya, selain meningkatkan penampilan keseluruhan sebuah kantor, mereka juga bisa mengurangi stres serta polusi udara di kantor, sehingga karyawan bisa menjadi lebih sehat dan kerja lebih produktif. Ada banyak jenis tanaman kantor indah yang bisa Anda pilih, salah satunya adalah tanaman hidroponik.

(Sumber: www.onsungalirity.com)

(Sumber: www.onsungalirity.com)

Tanaman hidroponik yang sedang booming ini adalah tanaman yang mampu bertahan lama sepanjang tahun untuk memperindah pemandangan kantor Anda. Tanaman ini juga ‘indoor-friendly’ atau ramah berada di dalam ruangan seperti kantor. Bercocok tanam hidroponik tidak memerlukan tanah karena akar mereka tidak perlu mencari nutrisi yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Sebagai gantinya, mereka sudah dilengkapi dengan semua nutrisi penting untuk pertumbuhan kuat secara langsung. Akibatnya, sistem akar tanaman menjadi lebih kecil dan pertumbuhan tanaman lebih melimpah.

Elemen Berkebun Hidroponik

Ada banyak keuntungan dari bercocok tanam tanaman hidroponik. Contohnya, semua elemen penting yang dibutuhkan dan yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman sehat dapat dengan mudah dikontrol dan diperlihara. Termasuk faktornya seperti cahaya, suhu, kelembaban, kadar pH, nutrisi dan air. Kemampuan untuk mengendalikan unsur-unsur ini membuat bercocok tanam tanaman hidroponik menjadi lebih mudah dan memakan waktu lebih sedikit daripada bercocok tanam dengan tanah.

 

  • Cahaya

 

Untuk menanamnya di dalam ruangan seperti di kantor, cahaya dapat didapat melalui jendela atau di bawah lampu terang yang sesuai. Secara umum, jenis cahaya yang digunakan dan berapa banyak yang dibutuhkan tergantung pada proses dan jenis tanaman yang ditanam. Bagaimana pun, sumber cahaya harus cukup terang untuk memicu pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, pastikan tanaman berada di tempat yang tepat, yang paling banyak terkena cahaya.

 

  • Suhu, Kelembaban & Tingkat pH

 

Suhu yang sesuai dengan tingkat kelembaban dan pH yang cukup juga sama pentingnya. Ada banyak set berkebun hidroponik yang tersedia untuk membantu para pemula yang ingin mulai mencoba bercocok tanam hidroponik. Umumnya, jika Anda berkebun hidroponik di dalam kantor, suhu ruangan sendiri biasanya sudah cukup baik untuk tanaman kebanyakan. Tingkat kelembaban harus bertahan sekitar 50-70 persen untuk pertumbuhan tanaman secara optimal, sama seperti untuk menanam tanaman hias.

Dengan berkebun hidroponik, peran kadar pH sangat penting dan harus diperiksa secara teratur. Mempertahankan kadar pH antara 5,8 dan 6,3 biasanya sesuai untuk kebanyakan tanaman. Ventilasi yang sesuai adalah aspek penting lain dari bercocok tanam hidroponik.

 

  • Nutrisi & Air

 

Tanaman hidroponik mendapatkan nutrisi dari pupuk dan air yang khusus. Campuran nutrisi (pupuk dan air) harus selalu dalam kondisi kering, dibersihkan dan diisi ulang paling sedikit satu atau duka kali dalam sebulan. Karena tanaman ini tidak memerlukan tanah, maka pemeliharaannya pun sangatlah mudah dan tidak akan menimbulkan penyakit atau hama yang perlu Anda dikhawatirkan.

Tanaman dapat ditanam dengan menggunakan banyak cara, seperti menggunakan kerikil atau pasir; Namun, ini hanya untuk penahan tanaman. Pasukan nutrisi yang terus-menerus adalah guna untuk menjaga tanaman tetap hidup dan sehat. Ada pun metode yang digunakan untuk memberikan nutrisi kepada tanaman hidroponik ini, yakni:

  • Metode pasif - Bentuk paling sederhana dari berkebun hidroponik menggunakan metode pasif, memungkinkan Anda menentukan kapan dan berapa banyak nutrisi yang diterima. Sistem saringan adalah salah satu contohnya, dengan menggunakan Styrofoam trays yang diisi dengan media dan tanaman tumbuh. Baki ini hanya mengapung di atas larutan nutrisi, memungkinkan akar menyerap nutrisi dan air sesuai kebutuhan.
  • Metode Flood and Drain - Cara lain untuk berkebun hidroponik adalah metode banjir dan tiriskan, yang sama efektifnya. Pot yang dibanjiri dengan larutan cairan nutrisi, kemudian dikeringkan kembali ke dalam tangki reservoir. Metode ini mengharuskan penggunaan pompa dan tingkat larutan nutrisi yang tepat yang wajib dijaga agar pompa tidak mengering.
  • Metode Drip System - Sistem tetes ini memerlukan pompa dan dikendalikan dengan timer juga. Saat timer menyalakan pompa, larutan nutrisi 'menetes' ke setiap tanaman. Ada dua tipe dasar, recovery dan non-recovery. Sistem tetesan pemulihan mengumpulkan kelebihan limpasan, sementara non-recovery tidak.

(Sumber: Pinterest)

(Sumber: Pinterest)

Dua metode umum lainnya untuk memberikan larutan nutrisi pada tanaman juga digunakan dalam bercocok tanam hidroponik, Teknik Film Gizi (Nutrient Film Technique / NFT) dan metode aeroponik. Sistem NFT memberikan aliran larutan nutrisi terus-menerus tanpa menggunakan timer. Sebaliknya, akar tanaman menggantung di dalam larutan. Metode aeropiknya serupa dengan itu; Namun, dibutuhkan timer yang memungkinkan akar tanaman gantung disemprotkan atau dikalsinasi setiap beberapa menit.

Secara kesimpulan, dari bunga hingga sayuran, bisa tumbuh dengan cara bercocok tanam hidroponik. Ini adalah metode yang mudah, bersih, dan efektif untuk menanam tanaman, terutama di dalam ruangan. Berkebun hidroponik menyesuaikan diri dengan ruangan indoor dan menghasilkan tanaman yang lebih sehat dengan hasil kualitas lebih tinggi.

Latest News