Rahasia Soekarno Memimpin Bangsa Indonesia Menuju Kemerdekaan

2 years ago / 1283 Views

Pernahkah Anda berpikir bagaimana caranya menjadi pemimpin yang benar? Atau sudahkah Anda menjadi pemimpin yang benar bagi perusahaan ataupun kelompok yang Anda pimpin? Selain membuat penasaran, tentu Anda selalu ingin memberikan yang terbaik untuk perusahaan / kelompok Anda, bukan?

Segala usaha yang Anda lakukan adalah bentuk sebuah perjuangan, sama halnya dengan yang Soekarno lakukan untuk bangsa Indonesia. Ketika Soekarno adalah pahlawan bangsa Indonesia, Andapun adalah seorang pahlawan bagi perusahaan / kelompok Anda.

Sebenarnya apa sih yang bisa membuat para pemimpin, terutama Soekarno berhasil dalam memperjuangkan kemerdekaan / kesuksesan? Bukan hanya tekad yang kuat dan rasa nasionalisme yang tinggi, tetapi integritas menjadi salah satu kunci Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Nah, berikut ini adalah bukti mengapa integritas pada Soekarno bisa menjadi kunci atas terwujudnya kemerdekaan.

Apa itu integritas?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
integritas adalah mutu, sifat atau keadaan yang menunjukkan suatu kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran.

Asal Bahasa
Integritas itu sendiri berasal dari kata latin ‘integer’ , yang berarti: Sikap yang teguh mempertahankan prinsip, tidak mau melakukan korupsi, dan menjadi dasar yang melekat pada diri sendiri sebagai nilai-nilai moral.

Integritas menurut pandangan pemimpin suatu perusahaan,
Jack Welch, CEO General Electric terkemuka, dalam bukunya yang berjudul “Winning”  mengatakan “integritas adalah sepatah kata yang kabur (tidak jelas). Orang-orang yang memiliki integritas mengatakan kebenaran, dan orang-orang itu memegang kata-kata mereka.  Mereka bertanggung jawab atas tindakan-tindakan mereka di masa lalu, mengakui kesalahan mereka dan mengoreksinya. Mereka mengetahui hukum yang berlaku dalam negara mereka, industri mereka dan perusahaan mereka - baik yang tersurat maupun yang tersirat - dan mentaatinya. Mereka bermain untuk menang secara benar (bersih), dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

Siapa yang membutuhkan integritas?
Integritas dibutuhkan oleh siapa saja, tidak hanya pemimpin namun juga yang dipimpin. Anggota tim menginginkan jaminan, bahwa pemimpin mereka dapat dipercaya jika mereka harus menjadi pengikut-pengikutnya. Mereka merasa yakin bahwa sang pemimpin memperhatikan kepentingan setiap anggota tim dan sang pemimpin harus menaruh kepercayaan bahwa para anggota timnya melakukan tugas dan tanggung jawab mereka. Pemimpin dan yang dipimpin sama-sama ingin mengetahui bahwa mereka akan menepati janji-janjinya dan tidak pernah luntur dalam komitmennya. Orang yang hidup dengan integritas tidak akan mau dan mampu untuk mematahkan kepercayaan dari mereka yang menaruh kepercayaan pada dirinya. Mereka senantiasa memilih yang benar dan berpihak pada kebenaran. Ini adalah tanda dari integritas seseorang. Mengatakan kebenaran secara  bertanggung jawab, bahkan ketika mereka merasa tidak enak mengatakannya.

Integritas dan kredibilitas
Kedua istilah ini memiliki kesamaan yaitu bahwa keduanya menjadi sumber terbentuknya “trust” (kepercayaan) bagi pemimpin. Bedanya kalau kredibilitas lebih menyangkut “head” (otak) yaitu kemampuan olah pikir yang mencakup antara lain intelegensia, keterampilan, kompetensi (hard skill). Sedangkan integritas lebih menyangkut “heart” (hati) yaitu kemampuan olah nurani yang mencakup antara lain kejujuran, ketulusan, komitmen dan sebagainya.
Kredibilitas terbangun melalui dua unsur yang sangat penting yaitu kapabilitas (kompetensi) dan pengalaman. Sementara itu integritas dibangun melalui tiga unsur penting yaitu nilai-nilai yang dianut oleh pemimpin (values), konsistensi, dan komitmen. Nilai-nilai merupakan pegangan dari pemimpin dalam bertindak. Integritas ini semakin kokoh jika pemimpin memiliki konsistensi antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan (walk the talk) dan memiliki komitmen terhadapnya. Bila tidak memiliki integritas, kita akan kehilangan kredibilitas karena orang lain akan menjauhi kita untuk menghindari kekecewaan.

Cara menilai
Bagaimana cara kita menilai seseorang berintegritas apa tidak? Ada dua cara mudah.
> Just observe them well
Perhatikan. Amati dalam-dalam. Apakah orang tersebut konsisten atau tidak antara ucapan dengan tindakannya. Memperhatikan baik-baik konsistensi antara kata dan perbuatan seseorang merupakan “simple tool” untuk memprediksi apakah seseorang memiliki integritas atau tidak. Jika dia sering melanggar apa yang sudah diucapkan dan dijanjikan, berarti integritas orang itu dapat dipertanyakan.
> Image / good character
Orang yang memiliki integritas itu akan respect (hormat). Respect to people, system, and time. Orang dengan integritas yang tinggi berarti seseorang tanpa kedok, punya tanggung jawab, berjiwa loyal, berkarakter dan turun memberi contoh. Leader yang berintegritas adalah pemimpin yang matang, tanpa kompromi, menolak pengakuan untuk diri sendiri. Leader berintegritas bertindak sesuai apa yang diucapkan. Bertindak sama baik di depan banyak orang maupun saat tidak ada orang.

Dampak
Dengan integritas antar kita akan tumbuh rasa saling percaya. Rapat berjalan tepat waktu, pekerjaan dikumpulkan tepat waktu, janji dipegang teguh, sehingga hasil kerja dapat terpenuhi sesuai komitmen. Relasi antara manusia yang saling berintegritas adalah relasi yang tidak melelahkan, karena ada rasa saling percaya. Energi tidak terbuang untuk mengatasi kecurigaan, kecemburuan, dll.

Namun
Stop untuk menyalahkan siapa-siapa. Karena permasalahan tidak akan pernah berhenti jika Anda “menyalahkan” orang lain. Lebih baik jika kita bercermin diri terlebih dahulu, setelah kita tersadar akan semua kondisi, coba kita tanyakan pada diri kita. Apakah kita sudah memiliki “integritas”? Jika belum, maka sekaranglah saatnya untuk belajar memperbaiki kualitas diri.

Dari penjelasan mengenai integritas di atas, sudah jelas terbukti dong bagaimana Soekarno berhasil meraih kemerdekaan Republik Indonesia? Soekarno memimpin rekan-rekannya serta bangsa Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan dengan menggunakan inegritasnya, sehingga Ia mampu memimpin sekian banyak orang untuk mau berjuang demi bangsanya. Dengan prinsip dan tekad yang kuat, juga cara yang bersih, keberhasilan pasti akan tercapai.

 

Sumber:
http://ot.id/tips-profesional/integritas-dan-komitmen-dalam-bekerja
https://harisnurali.wordpress.com/2013/05/15/integritas/

Latest News